sheilla - Saurus

s : sheilla

S : Saurus

welcome! silahkan duduk manis dan siapkan pertanyaan kalian,setelah membaca beberapa postingan tidak pentingku

Jumat, 24 Juni 2011

LANGIT..

LANGIT……
SHEILLA
“Sudah  cukup  kamu  memikirkan  dirinya,aku  sudah  capek  melihatmu  menangisinya  kau  ini  seorang  laki2,bukan  seorang  gadis  ABG  yang  lagi  patah  hati”kata  seorang  teman  yang  jadi  tong  sampahku  setiap  aku  ada  masalah  dengannya.
“kamu  cemburu  kan?karena  sebenarnya  kamu  mencintaiku  tapi  karena  aku  menganggapmu  sbg  temanku  jadi  kau  urungkan  niatmu  un tuk  menyatakn  cintamu  padaku”kataku  pada  temanku  ini.bukan  jawaban  yang  aku  dapatkan  tapi  tamparan  dan  tatapan  mata  kebencian nya  padaku.
Iya!aku  akui  akulah  yang  salah  tapi  aku  hanya  terbawa  emosi  saat itu  aku  hanya  merasa  semua  orang  telah  meninggalkanku.suer!aku  tidak  sadar  sudah  mengatakan  itu  pada  temanku  itu.
Suatu  malam,setelah  insiden  tamparan  itu  aku  mencoba  menelponnya  dan  ingin  meminta maaf?kenapa  baru  sekarang  aku  meminta  maaf?jawabnya  karena  aku  tau  kalaupun  aku  memohon  maaf  saat  itu  juga  dia  tidak  akan  mau  memaafkan  aku  yang  ada  dia  akan  semakin  marah.
“masih  marah  sama  aku?”tanyaku  hati2  sekali
“menurutmu?kalau  kamu  masih  saja  menyebalkan,tutup  saja  telponnya”kata  temanku  lagi.itu  artinya  dia  sudah  melupakan  insiden  malam  itu  dan  dia  sudah  memaafkan  aku.aku  temannya  jadi  aku  mengerti  sekali  apa  maksud  kata2nya.
Seseorang  pernah  menceritakan  aku  tentang  lilin  harapan.mungkin  bagimu  aku  ini  adalah  seorang  cowok  melankolis yang suka  dengan  cerita2  roman  dan  yang  sering  menangis.justru  aku  sedang  belajar  untuk  menjadi  laki2  seperti  karang  yang  terlihat  tangguh  di  mata  siapapun.
Aku  ulangi  lagi.Seseorang  mengatakan  bahwa  lilin  harapan  akan  selalu  ada  untuk  siapapun.dan  lilin  itu  pun  akan  selalu  berjanji  padamu   bahwa  ia  tidak  akan  meninggalkanmu  tidak  akan  membiarkanmu  dalam  kegelapan.
Sama  sepertiku  yang  awalnya  merasa  bahwa  semua  orang  telah  meninggalkanku  bahkan  temanku  itu.dia  meninggalkan  aku  dengan  sebuah  tamparan  dan  tatapan  kebencian.
Tapi  kamu  tidak  tau,bahwa  itu  dia  lakukan  hanya  untuk  menyadarkan  aku  bahwa  aku  sudah  mulai  gila  dengan  racun  cinta  dari  perempuan  yang  telah  menyakitiku  dulu.tatapan  mata  itu  sebenarnya  berarti  ‘aku  tidak  menyangka  kamu  setega  itu  denganku’
Itulah  yang  dikatakan  temanku  itu.aku  percaya  dengannya  karena  hanya  dia  saat  ini  yang  paling  memahamiku,bukan  hanya  memahamiku  tapi  juga  selalu  ada  saat  aku  membutuhkannya  dalam  keadaan  apapun.dia  temanku!tidak  lebih.itu  yang  selalu  aku  katakn  pada  teman  kantor  atau  siapapun  yang  bertanya  kepadaku  tentang  kedekatanku  dengannya
Sekarang,kenapa  aku  masih  saja  mengharapkan  sebuah  langit  bila  aku  sudah  mempunyai  awannya.
Kenapa aku  masih  menginginkan  rintik  hujan  bila  aku  sudah  punya  pelanginya.
teman ku lah  yang  menceritakan  tentang  lilin  itu.temanku  ini  ternyata  telah  lebih  dari  lilin  itu.
Sekarang  aku  memanggilnya  SAHABAT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar