sheilla - Saurus

s : sheilla

S : Saurus

welcome! silahkan duduk manis dan siapkan pertanyaan kalian,setelah membaca beberapa postingan tidak pentingku

Jumat, 15 Juli 2011

DIET

Aku menjejakkan kaki ke tembok dengan tubuh yang udah setengah salto, tapi pinggang celana jeans ini tidak mau juga beranjak dari tempatnya. Aku kembali berdiri dan loncat2berharap ada sedikit lemak dipaha yang menyusut dan mengizinkan celana ini naik ke tempat seharusnya dia berada. Tidak bergeming sedikitpun !! Aku kembali menjengkangkan diriku kebelakang sambil dengan sekuat tenaga tanganku menarik pinggang celana jeans ini ke atas, gedebug !!  dug ! wadaww…. Kepalaku menyentuh pinggir tempat tidur !
Ugh…aku terdiam sesaat sambil mengelus elus  belakang KEPALAKU yang agak menonjol sedikit, benjol. Rasanya bulan lalu jeans ini masih muat. Aku membalik2kan celana jeans ditanganku sambil berfikir keras, bukan !ini bukan celanaku !ini pasti punya Lindi !  aha ! aku tersenyum girang, dan segera keluar kamar, mengetuk kamar tetangga sebelah di tempat kost ku..
Dog dog dog !! aku menggedor sambil berteriak “ LINDIIIIII…..   !! “  kalau tidak digedor, pasti dia tidak akan menjawab, karena sedang asyik masyuk dengan……..novelnya !
“ Buka ajaaaaa….” Teriaknya dari dalam. AKu masuk dan tersenyum manis (aku memperhatikan badan lindi yang sepintas mirip batang lidi ) tapi….siapa tau dia memang pengen beli jeans yang agak longgar.
“ Lin, baru beli jeans ya…. Nih ketuker, masuk ke kamarku ….”  Aku menyodorkan jeans ditanganku ke mukanya. Matanya dengan kaca mata botolnya tetap tidak beralih dari novel Stepheni Meyer di tangannya.
Hah, gayanya aja yang kayak kutu buku, padahal nilainya tetap standar. Kalau novel bisa khatam berkali2, tapi ngapalin anatomi aja setengah mati.
“ Kenapa ??? udah gak muat lagi…??” jawabnya tanpa beralih.
Sialaaannnn !!
“ bukan punyaku kayaknya….mirip sih….tapi tak sama..” aku memelas, berharap dia bilang, *oiya aku kemarin baru beli jeans yang agak longgar *
“ Aku gak beli jeans udah 2 tahun !! udaaahh sanaaaaa….. keluaarr….” Dia nyengir dan mendorongku…
Haaahh….whuaaaa…. aku memeluk jeansku diluar pintu kamar Lindi.
DIET  !!!
*********
Aku memandangi tenderloin steak didepanku, menimbang2 sebentar …. kemudian makan dengan lahapnya. Geeya memandangku dengan heran, “katanya diet ??”
Aku menelan suapan terakhir, dan nyengir, “ hari ini diet golongan darah B, daging sapi dan kentang boleh !”
“Lho, bukannya diet growot, yang hanya makan buah2an dan sayuran yang hanya boleh direbus ?” Geeya mengernyitkan alisnya yang indah.
“ Itu kalau malam aja, dan kalo lagi gak punya duit buat beli makan malam, ngirit !’” aku tersenyum manis, “ sekarang kan hari ulang tahunmu, jadi tetep ngirit, (*sekali lagi tersenyum teramat manis*) bisa kok di modifikasi ama diet golongan darah “
“ Hahaha…..Lexy…Lexy…pantesan 2 bulan gak ada perubahan, mana ada diet yang loncat2 begitu, flight of idea ! yang ada juga….ususmu bentar lagi mogok kerja akibat pussyiiiinggg….”
Hah !!  bener juga.
aku berfikir keras lagi, criing ! sekelebat ide menyala dikepala.
“ gak papa, kan masih ada bulimia !” aku segera lari ke toilet dan menusuk tenggorokanku dengan jari, seketika semua isi lambung keluar seperti magma yang meletus dari gunung berapi. Wueekk…wueekkss…
Setelah cape muntah2 aku bersandar didinding tembok, pantesan Lady Diana tetap langsing, kalo begini kerjaannya. Bulimia. Setelah yang nikmat2 lewat tenggorokan, muntahkan saja, kan gak ada lagi yang diabsopsi !! hehehe…. Selamat tinggal lemak tenderloin dan French fries !
Aku kembali ke resto dan minum juice mangga tanpa merasa bersalah.
“ Lhoo, kalo south beach diet kan gak boleh makan buah atau minum juice buah ?” protes Geeya lagi. Duhh…cerewet amat sihh ??
“ South beach diet tuh 3 hari lalu,”
“ Bukannnya tahap pertama harus 2 minggu ??”
“ gak papa, kan bisa bulimia lagi, “ aku kembali nyengir
“ Lexy…. Tau gak sih kalo bulimia itu kelainan jiwa ?”
Hah…?? Tapi Lady Di, tetep jadi putri yang manis kok….
“ Iya, tapi pangeran Charles ninggalin dia, lebih memilih yang lebih jelek dan lebih tua, tapi gak punya problem bulimia !!”
Aku menggigit bibirku, tapi aku kan gak punya pangeran !
**********
Aku memandangi meja makan, dan menghitung 1 2 3 4 ….. kurang satu, pasti Lindi lagi.
“ Kemana sih Lindi ??” teriak Ragil, yang meskipun anak sulung diberi nama Ragil, karena orang tuanya asli batak, jadi gak tau kalau Ragil itu artinya bungsu. Sebagai anak sulung, dia juga suka merasa menjadi si sulung dari kami ber 5 yang kost di satu rumah ini.
“ Halah…..biasa….paling sedang mencumbu novelnya….” Jawabku sekenanya sambil mencomoti ayam kari buatan si mbok Jum yang sangat cihuy rasanya.
Semuanya memandang aku dan berbarengan teriak , “ Kamu kan lagi diet golongan darah yang gak boleh makan ayam !! “
Hugh….aku tersedak sendiri,
“ Malam ini aku diet ala south beach diet yang boleh makan semua lauk asal gak ada karbohidratnya “ aku nyengirr…..
Mereka mulai makan dan gak perduli lagi sama diet kacau balau ku.
Tiba2 CRING !! ada ide lagi dikepalaku.
Lindi, yang sekurus lidi, pasti dia malas makan karena keasyikan baca novel.
Aha !!
Besok aku akan pinjem semua novelnya dan berusaha tidak muntah2 untuk membaca novel2 romantisnya !!   Yyihaa….
***********
Aku memandangi segepok buku dan artikel dengan perasaan nelangsa.
Disebelah kanan ada setumpuk buku2 diet dan sebelah kiri setumpuk artikel tentang Lupus eritematosus.
Daneshwara melewati bahuku, kemudian berhenti didepanku.
Duuhhh….mata coklatnya yang menawan memandangiku tajam.
“ Kapan artikel tentang SLE selesai ?” *SLE = Sistemic Lupus Eryhtematosus*
“ belum jadi bang Danesh ! aku ganti topic aja ya ?? tantang diet ?? “
Si Rupawan, Pimred majalah  Mediaku mediamu, majalah kampus yang sangat ngetop sampai ke fakultas bahkan sampai ke seluruh mahasiswa Indonesia, ini tersenyum melihatku.
“ Lagi diet ?? “
Duh, kalo saja bukan si mbak Karina yang cantik dan lembut yang udah standby terus disampingnya, kayak kernet dan sopir. Pasti udah aku rebut jauh2 hari. Sama2 mau sih, aku mau banget, Bang Danesh mau muntah..
“ Lexy….. seorang wanita itu tidak harus cantik dan langsing secara fisik….”
Aku terbuai dengan tatapan mata coklatnya yang menawan, “ tapi yang penting cantik hatinya ….. yang meneduhkan buat yang memandangnya ….” (* emangnya payung….meneduhkan* aku membatin) “ juga bisa membuat orang sekitarnya bahagia,”
“ Dan….kamu Lexy, kamu mempunyai aura keriangan yang tidak semua wanita beruntung memilikinya. Setiap kehadiranmu terasa membahagiakan, kalau kamu tidak ada, yang terasa sepi dan kehilangan…. Jadi buat apa kamu jungkir balik diet…..??  yang penting hatimu cantik dan emosimu langsing…. Dan meneduhkan…..buat yang memandangmu “
“ ehem…. Jadi punya pengalaman ama yang cantik dan langsing tapi tidak meneduhkan yaaa bang ?? hehe…. Bukan saya pasti ya bang ?? “
Dia menepuk kepalaku dan memerintahkan lagi tepatnya, “ cepetan beresin tuh artikel SLE !”
Ketika dia hampir sampai ke pintu, aku setengah berteriak, “ Kalau bang Danesh sendiri senengnya gadis yang seperti apa ??”  *aku berharap, dia menjawab, ya…. Yang seperti kamu lah !*
Dia mengedipkan sebelah matanya, “ ya…. Yang cantik dan langsing dong….” Aku melemparkan buku ditanganku kearahnya.
Sialan.
“ Hahaha…..” bang danesh tertawa dan melemparkan kembali bukuku. Inilah enaknya punya senior yang selalu bisa bercanda dan tidak jaim.
Aku memandang buku2 dan artikel dimejaku. Diam sebentar…. Lalu tersenyum.
Yang penting hatiku cantik dan emosiku langsing. YYIIIHAAAAA…… paling tidak ada sedikit pujian dari si Rupawan….
**********
“Whuaaaa…..whuaaaa….” aku menangis sambil menarik segepok tissue dari tempatnya….
Terdengar suara gedebag gedebug gerombolan gadis2 yang pasti terbangun mendengar tangisanku, raunganku tepatnya.
” Kenapa ?? Lexy…. kenapa ?? ” tanya Ragil sambil memelukku, selalu….saja dia merasa jadi si sulung.
Semua terpana melihat kamarku yang berantakan, ada tissue yang beterbaran dimana mana. ada Novel2 yang berserakan, ada timbangan badan.
” Ya ampun…. Lexy….masalah diet itu lagi ? ” tanya Sonya si cantik berhati lembut.
” Sudahlah kamu gak gemuk kok, masih proportional ….” hiburnya.
” Ehem ! ehem !” protes Lindi si batang lidi.
” Yaaahhh….agak overweight dikit sih…” ralat Sonya.
” Whuaaaa…..” tangisku makin keras….
” Aduuuhh….maafin mereka ya Lex, ” kata Ragil lagi. Geeya hanya melihat novel2 yang berserakan.
” Udahlah …. gak usah diet lagi…percuma ! Bang Danesh juga udah punya pacar kok ! ” kata Geeya langsung menusuk hati.
” Whuaaaaa…..” tangisku lagi makin keras…..
Semua terdiam bingung, harus bagaimana lagi membujukku.
” Hiks…hiks…” aku menyeka hidungku dengan tissue….
” Si Edward kok tega bener sih ninggalin Bella…..”
Hah…. semua terpesona, dan langsung mengarahkan pandangannya ke novel ditanganku *New Moon*
Hahh !!
Gubrak !!
Pintuku tertutup dengan keras oleh ke-4 gadis tidak tahu diri itu….
” Whuaaaa…..” aku menjerit lagi….
*******

jakarta, 22 juli 2009. BOTE.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar